Senin, 29 Juli 2013

Ketika Imam Terawih Geregetan



Saat menjadi imam, Kiai Romli merasa banyak para jamaah tidak langsung berdiri lagi usai salam shalat tarawih. Untuk menyambung rekaat berikutnya, para jamaah selalu menunggu hingga kiai Ramli selesai membaca surat atau mau ruku'.

Melihat gelagat jamaah yang sebagian muda-muda itu, Kiai Ramli mengingatkan supaya bergegas bertakbiratul Ihram tanpa menunggu Imam mau ruku. Namun, ajakan Kiai Ramli ini tidak digubris mereka.

Nah, pada tarawih rekaat yang ke 5 Kiai Romli sepertinya geregetan sehingga merubah bacaan surat pendeknya. Yang biasanya membaca surat At-takatsur atau al-Maa'uun, kali ini usai fatihah hanya satu ayat 'nun' atau haamiim kemudian langsung ruku'.

Kontan saja, para jamaah yang semua duduk-duduk terkejut, dan langsung bangkit dari duduk nya seraya ber-takbiratul ikhram. Usai salam para jamaah banyak tersenyum dengan yang dilakukan imam terawih ini.

Diantara mereka ada yang nyeletuk lirih,"Imam kok marahan." (Qomarul Adib)

Sumber: NU Online

Tidak ada komentar:

Posting Komentar