Kamis, 19 September 2013

LUPUS SEMBUH BERKAT SEDEKAH

Sedekah dapat menyembuhkan penyakit. Begitulah yang dialami Nita yang awalnya mengidap sakit lupus. Berkat rajin sedekah dan ditambah riyadoh, sakit lupusnya sembuh total. Berikut kisahnya

Betapa terkejutnya hati Faruq kala Nita, istrinya, ternyata dinyatakan dokter menderita sakit lupus.

Peristiwa itu ter­jadi pada tahun 2007 silam. Karena penyakit itu, Nita harus dirawat sakit di Bandung.

Faruq cukup blingsatan di sela-sela ke­sabarannya menerima musibah ini. Soal bia­ya rumah sakit menjadi kerisauan Faruq.

Selain memikirkan kondisi sang istri yang dalam perawatan, ia juga mesti memegang dua anak mereka yang masih kecil, Mufti dan Azka. Waktu itu masing-masing baru berusia 7 dan 1,5 tahun.

Di rumah sakit, kondisi Nita tak kun­jung membaik. Tetap susah tidur dan sulit makan, sehingga badannya "habis". Lehernya mengalami pembengkakan. Sema­kin banyak mendapat informasi tentang lupus, ia malah kian down dan cemas.

DEPRESI BERAT

Lupus yang selama ini dikenal Nita sebagai tokoh lucu dalam novel Hilman Hariwijaya, ternyata adalah sejenis penyakit yang mengerikan. Nita depresi berat. Is­tri Faruq ini akhirnya meninggalkan rumah sakit dalam keadaan jauh dari sehat.

Apa boleh buat, dia menjalani pengobatan di rumah seadanya. Metode pengobatan alter­natif pun ditempuh.

Dalam keadaan kalut, Faruq menemui ustad Yusuf Mansur di Daarul Qur'an, Tangerang. "Ustad Sedekah" ini baginya sudah tidak asing lagi, karena merupakan salah satu sahabat Aa Gym.

Sedangkan Fa­ruq sehari-hari bekerja di Daarut Tauhiid, Gegerkalong, Bandung, pimpinan KH Abdullah Gymnastiar.

Sepulang dari Daarul Qur' an Tangerang, Faruq mendapat "jurus sedekah" dan " ju­rus riyadhoh" dari ustad Yusuf Mansur. Amalan sedekah disertai amalan ibadah lainnya, sebagai tawashul bagi kesembu­han istri.

Riyadhoh lalu Faruq jalani berdua de­ngan Nita. "Lihat 40 hari kemudian. Kalau masih belum juga ada perkembangan baik, mungkin ente riyadhoh-nya kurang ken­ceng," pesan Yusuf Mansur.

SEMBUH TOTAL

Alhamdulillah, setiap sepekan kese­hatan Nita semakin membaik. Kenikmatan tidur sudah bisa dia rasakan kembali. Be­gitupun makan. Ini membuatnya kian ber­semangat meningkatkan ibadah ritual mau­pun sosial.

Pada Desember 2008 lalu, ketika memeriksakan diri ke dokter, si lupus yang bersarang di tubuh Nita dinyatakan telah hilang. Nita sembuh total. Kebahagiaannya juga menjadi milik sekeluarga.

"Alhamdulillah, istri saya sudah pulih seperti sediakala," kata Faruq. Anugerah ini bukan membuat ia dan istri kendor beribadah, tapi justru makin kenceng ber­sedekah dan menjalani riyadoh.

*http://tausiahmuslim.blogspot.com/2011/04/inspirasi-hidup-lupus-sembuh-berkat.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar