Selasa, 08 Juli 2014

Quantum Ikhlas - The Power of Positive Feeling

Ini buku yang luar biasa, sedikit demi sedikit buku ini telah mengubah cara pandang dan feeling saya. Monggo... 

Membaca buku Quantum Ikhlas seperti saya bicara dengan saya sendiri. Lho ko bisa?
Ya ternyata ada bagian dari diri kita yang harusnya selalu di dengar, jadi rujukan kita. Adanya di hati. Dan dengan bahasa yang mengalir, penulis buku ini Erbe Sentanu mengajak kita membedah diri. Memahami agar diri kita kembali pada fitrah.
Fitrah sebagai mahluk ciptaanNya yang sempurna. Fitrah pada manusia sudah melekat pada dirinya yang tidak perlu lagi diusahakan. Seperti apa kondisi fitrah manusia?Lihat saja anak balita.
Anak-anak seusia itu akan terlihat senang, bahagia, tanpa beban dan total dalam mengerjakan sesuatu.
Sayangnya lingkungan hidup manusia berperan dalam pembelokan alur fitrah itu sendiri.


Nah di buku ini Pak Nunu (panggilan akrab Erbe Sentanu) mencoba menjabarkan bagaimana mengembalikan fitrah itu. Menuju manusia sempurna. Yang hidup seimbang dan utuh dalam kecerdasannya. Kecerdasan Fisik(PQ), Intelektual (IQ), Emsosional (EQ), dan kecerdasan Spiritual (SQ)
Untuk memudahkan pembahasan quantum, Nunu dengan cerdas menganalogikan manusia dengan komputer. Dan super komputer hebat itu bernama ANDA.
Sebagai komputer hayati, Anda juga mempunyai komponen seperti komputer biasa: Hardware-nya adalah otak anda, software-nya adalah pikiran dan perasaan, Operating System berupa hati nurani. Nah hardware untuk penyimpanan softaware berupa Hard Disk adanya di pikiran bawah sadar.
Agar komputer berjalan dengan baik diperlukan SOP. Tapi bagaimana dengan komputer hayati, yang operator sekaligus komputernya sendiri adalah Anda juga?
Buku Quantum Ikhlas ini menurut Nunu merupakan manual book (Spiritual Operating Procedure) dari komputer hayati meliputi:- Brainwaive Management (upgrade otak dan pikiran)- Heartwave Management (upgrade hati dan perasaan)
Dengan lugas Nunu mengatakan kita memerlukan perubahan -bukan saja paradigma, melainkan transformasi kuantum. Dari zaman dominasi otak (Positive Thinking) untuk memasuki era kolaborasi hati (Positive Feeling). Dari proses keberhasilan yang memberatkan kepala (Goal Setting) menjadi era yang menyejukan hati (Goal Praying).
Secara khusus Nunu juga mengupas ‘The Law of Attraction’ dalam satu bab. Bagaimana mengaplikasikan rahasia seperti di buku/DVD ‘The Secret’ secara powerful. Poweful yang rasanya ‘enak’
Saya sangat merekomendasikan siapa saja yang dalam proses mencapai kesuksesan, untuk membaca buku ini. Hebatnya lagi, TDA EO akan mengadakan bedah buku Quantum Ikhlas ini dan akan dibawakan langsung sang penulis. Sabtu besok, satu hari yang saya yakin bisa mengubah cara pandang anda selama ini.
“Ketika manusia benar-benar ikhlas, saat itulah doa atau niat ‘berjabat tangan’ melakukan kolaborasi dengan energi vibrasi quanta.Sehingga melalui mekansime kuantum yang tak terlihat, kekuatan Tuhanlah yang sebenarnya sedang bekerja. Jika begitu, siapakah yang mampu menghalangi-Nya?”
Itulah arti sebenarnya dari Quantum Ikhlas




Tidak ada komentar:

Posting Komentar