Senin, 06 Januari 2014

Shadaqah Sirriyah

Yaitu shadaqah yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Shadaqah ini sangat utama karena lebih medekati ikhlas dan selamat dari sifat pamer. Allah subhanahu wata’ala telah berfirman,
“Jika kamu menampakkan sedekahmu, maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. 2:271)

Yang perlu kita perhatikan di dalam ayat di atas adalah, bahwa yang utama untuk disembunyikan terbatas pada shadaqah kepada fakir miskin secara khusus. Hal ini dikarenakan ada banyak jenis shadaqah yang mau tidak mau harus tampak, seperti membangun sekolah, jembatan, membuat sumur, membekali pasukan jihad dan lain sebagainya.

Di antara hikmah menyembunyikan shadaqah kepada fakir miskin adalah untuk menutup aib saudara yang miskin tersebut. Sehingga tidak tampak di kalangan manusia serta tidak diketahui kekurangan dirinya. Tidak diketahui bahwa tangannya berada di bawah, bahwa dia orang papa yang tak punya sesuatu apa pun.Ini merupakan nilai tambah tersendiri dalam ihsan terhadap orang fakir.

Oleh karena itu Nabi shallallahu ‘alihi wasallam memuji shadaqah sirriyah ini, memuji pelakunya dan memberitahukan bahwa dia termasuk dalam tujuh golongan yang dinaungi Allah nanti pada hari Kiamat. (Thariqul Hijratain)

Cinta SUZUKI, Cinta Indonesia



Dapat postingan cakep dari Kang Arris Kurniawan, owner Techno Racing Manufacture Bandung.

Kalo anda Orang Indonesia.
Kalo anda Cinta NKRI.
Kalo anda Mengakui Pancasila.
Anda pasti bangga dengan merk Suzuki.


Suzuki Indonesia Sales (SIS) menjadi exportir sepeda motor terbesar untuk kawasan ASEAN :


"Ya, untuk model-model terbaru, kami mulai mengekspor ke beberapa negara tetangga," beber pria asal Jepang ini. Ada beberapa model yang dikirim keluar negeri, seperti Suzuki Nex, Lets sampai bebek seperti Titan dan Satria FU150.



"Negara tujuan ekspor seperti Malaysia, Philipina dan Vietnam," sambung pria ramah ini. Umumnya, negara-negara tujuan ekspor tersebut memang belum memiliki pabrik perakitan sendiri.


Sedang untuk jumlah ekspornya, sepanjang Januari hingga April 2013, data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukan pengiriman motor Suzuki ke luar negeri sudah mencapai angka 4.766 unit."

Sumber : Otomotif. net

Padahal bukan cuma tahun 2013 saja Suzuki Indonesia (SIS) meraup uang dari luar negeri :

"Agak menarik membahas Suzuki. Produsen yang satu ini, dalam tiga tahun terakhir melakukan manuver luar biasa. Bila pada 2010 dan 2011 menempati posisi buncit dari lima eksportir asal Aisi, tiba-tiba pada 2012, memuncaki raihan ekspor. Bahkan, lonjakannya hingga 34 ribuan persen. Edan!
Sementara itu, sang pemimpin di pasar domestik, yakni Honda, justru anteng-anteng saja di pasar ekspor. Dari lima anggota Aisi, untuk semester pertama 2012, Honda menempati posisi buncit. Tuh kan. Di pasar domestik nomor wahid, di pasar ekspor nomor buncit."

Dan, berikut kutipan data Kementrian perindustrian Republik Indonesia tahun lalu :

"Pada Januari-Februari 2012, Suzuki mencatat lonjakan ekspor motor. Bila pada periode sama kontribusi ekspor Suzuki baru sekitar 0,06%, tahun 2012 melonjak menjadi 47,77%. Suzuki menjadi kontributor utama ekspor kali ini.

Sementara itu, Yamaha menempati posisi kedua (23,76%). Di belakangnya ada Kawasaki (16,99%), TVS (7,35%), dan Honda (4,13%). Tahun lalu, Yamaha menempati posisi pertama sebagai eksportir sepeda motor Indonesia."

Sumber : Kemenperin

Nah baca juga Export mobil Suzuki :

"Dengan tujuan ekspor yang mencapai 107 negara, SIS sempat mendapat penghargaan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai produsen mobil di Indonesia yang mampu menjalin kerjasama ekspor dengan lebih dari 100 negara. Yang lebih membanggakan adalah kandungan lokal yang sudah mencapai 80 persen, pun demikian untuk produk yang diekspor. "

Sumber : Otomotif.kompas

Jelas disini Suzuki Indonesia (SIS) lah yang memasukkan Bath Thailand, Dong Vietnam, Ringgit Malaysia, Peso Philipina, dan mata uang Negara lainnya ke Tanah Air Tercinta ini..Sedangkan pabrikan motor lain membawa rupiah ke Thailand untuk di tukar motor dari sana, belum juga rupiah tercinta dibuat untuk menyeponsori MotoGp yang nilainya mencapai ratusan milyar rupiah.

Kalau begitu, sekarang kita tahu Merk mana yang benar-benar membanggakan jika dipakai di jalan. Dan mana merk yang hanya kebanggan semu.......
- See more at: http://www.laskar-suzuki.com/2013/10/cinta-suzuki-cinta-indonesia.html#sthash.I44isonH.dpuf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar