Rabu, 21 Mei 2014

Kebahagiaan jasmani pada sedikitnya makan

Kebahagiaan jasmani pada sedikitnya makan, kebahagiaan jiwa pada sedikitnya dosa, kebahagiaan hati pada sedikitnya ketergantungan, dan kebahagiaan lidah pada sedikitnya percakapan.
Yang berbahagia adalah yang selalu melihat sisi indah sesuatu. Kalau malam gelap, ia memandang keindahan bulan, kalau bulan tak nampak, ia mengamati keindahan bintang, kalau terbakar oleh terik matahari dia bersyukur bahwa terangnya menghapus kegelapan, dan bila matahari terbenam, maka ia menikmati angin malam yang menyentuhnya.

(Nasehat yang indah dari Prof. Dr. Muhammad Quraish Shihab)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar